Wahyu Sakti Trenggono Wamen Pertahanan
Wahyu Sakti Trenggono sebagai Wakil Menteri Pertahanan yg pada kontestasi Pilpres 2019, Wahyu Sakti Trenggono menjabat menjadi bendahara tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin. Trenggono memiliki latar belakang sebagai seorang pebisnis pada bidang telekomunikasi, meskipun ia sempat bergerak pada dunia politik sebagai Bendahara Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ketika kepala generik partai kala itu dijabat Hatta Rajasa. Ia mendirikan PT Teknologi Riset Global (TRG) Investama dalam 2007, yang serius dalam bidang telekomunikasi, teknologi, properti, media, dan e-commerce.
Sebelum mendirikan PT TRG, pria lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Bina Nusantara (Binus) ini sudah merintis PT Solusindo Kreasi Pratama (SKP) dan menciptakan PT Tower Bersama Infrastruktur. Pria kelahiran Semarang ini dibesarkan di lingkungan famili yang sederhana. Kariernya dimulai ketika Trenggono menjadi karyawan di PT Astra International Tbk lewat program Astra Basic Training atau management trainee dalam 1988. Statusnya ketika itu masih sebagai mahasiswa semester akhir ITB dan belum mendapat gelar sarjana. Ia pun ditempatkan ke pada unit bisnis liputan teknologi.
Terjun di Bisnis Kayu Trenggono mengaku belajar banyak hal selama pada Astra, mulai menurut membangun infrastruktur IT, menciptakan budaya perusahaan, sampai berbagi pabrik. Ia mengaku poly berelasi dengan lembaga konsultan kelas global misalnya Boston Consulting Group (BCG). Trenggono menentukan mundur selesainya 11 tahun berkarier pada Astra. Jabatan akhirnya menjadi Senior General Manager atau setingkat direktur pada anak perusahaan Astra. Dari perusahaan kaliber tadi, beliau mengantongi ilmu dan pengetahuan mengenai IT & manajemen. Pada 1995, Trenggono pernah menjajal global bisnis bidang kayu, tetapi usahanya rol tikar lantaran krisis tahun 1998.
Hal ini justru sebagai peluang yg dimanfaatkan Trenggono. Ia melihat pada athun baru 2000-an, Indonesia memasuki era teknologi mobile telekomunikasi yang ditandai dengan keluarnya operator-operator seluler dan pengguna ponsel terus tumbuh. Melihat peluang itu, Trenggono pun menerima frekuwensi kuat buat membuatkan bisnis pada global telekomunikasi. Meskipun sempat diremehkan, Trenggono permanen konfiden menciptakan 70 menara telekomunikasi pada saat 3 tahun. Operator besar seperti Telkomsel, XL, & Indosat melirik bisnisnya. Mereka menentukan menyewa menara-menara tersebut daripada menghabiskan uang buat membentuk menara sendiri.
#Lihat pula : Daftar 12 Wamen Kabinet Indonesia Maju 2019 ![]()
Post a Comment for "Wahyu Sakti Trenggono Wamen Pertahanan"